Sorry, sex sesama pria consider, that you

Abang Ganteng yang Gagal Nikah dan Penjaga Villa - Gay Themed Short Movies

Selasa, 22 Juli Tukang Ojek Pasar. Balik lagi barengan aku Aku punya pengalaman baru nih! Baru-baru ini aku pindah rumah, rumahnya agak jauh dari jalan raya. Masuk ke dalam gang yang sempit dan kalau malam gelap. Bnyak lapang-lapang kosong yg tidak trepakai dan ditumbuhi ilalang.

Baru-baru ini aku pindah rumah, rumahnya agak jauh dari jalan raya. Masuk ke dalam gang yang sempit dan kalau malam gelap. Bnyak lapang-lapang kosong yg tidak trepakai dan ditumbuhi ilalang. Daerah rumahku suadah sangat sepi kalau sudah lewat dari jam 8 malam. Berhubung aku selalu pilang malam, aku memilih untuk naik ojek sampai ke depan rumahku. Malam itu sekitar pukul 9. Aku baru pulang kuliah dan di rumah sedang tidak ada orang coz bonyok lagi pada pergi ke luar kota untuk seminggu.

Begitu nympe di depan gerbang rumah, aku turun dari ojek dan aku baru nyadar kalo ternyata yg bonceng aku amatlah tampan. Tukang ojek itu memiliki muka kampung yang sangat lugu. Badannya atletis dan berisi mungkin sering nyangkul di sawah ato pernah jadi kulikulitnya coklat gelap dan berkeringat. Aku bayar dengn uang Sambil aku bayar, aku cari-cari kesempatan unutk memegang tangannya.

Tak disangka, ia membalas remasan tanganku dengan senyumannya yang manis. Lantas, ia turun dari ojeknya dan berdiri tegap di hadapanku. Aku tatap matanya yang penuh dengan nafsu.

Tanganku mulai menjalar ke dadanya, ia tak bergerak, tak berbicara, hanya tersenyum. Merasa diberi lampu hijau, aku langsung membawanya masuk ke kamarku. Aku dudukkan dia di kasur. Tanpa basa basi, aku yang sudah penuh napsu, langsung merobek kaonya yang tipis itu, kuhisap dan kugigit-gigit puting susunya "ssshhhhhhh Bulu keteknya lebat sekali, tanpa ragu aku langsung menjilatinya kiri dan kanan.

Aku buka celananya sampai kami benar-benar bugil. Tapi sangat besar dan ber urat, keras sekali. Aku sepong kontolnya, maju mundur maju mundurr Sama sepertiku, mereka juga doyan hura-hura.

Ngabisin duit Mama yang aku enggak tahu gimana caranya, selalu saja ada. Apa yang kami minta selalu bisa dipenuhinya. Namaku Tomi. Semester enam fakultas ekonomi di sebuah perguruan tinggi swasta yang beken di Jakarta.

Adikku Mimi. Juga kuliah di fakultas ekonomi satu kampus denganku.

Recent Trends:

Tapi dia masih duduk di semester dua. Adikku yang paling kecil, Toni. Dia masih kelas tiga SMU. Dari kecil selalu hidup bergelimang harta, dari penghasilan Mamaku, membuat kehidupan - pills-rating.com sangat melekat pada diri kami. Masing-masing kami dibelikan Mama mobil sebagai alat transportasi. Uang jajan tak pernah kurang. Karena itu aku dan adik-adikku tak pernah protes dengan apapun yang dikerjakan oleh Mamaku.

Aku dan adik-adikku selalu kompak membela Mama. Termasuk saat bercerai dengan Papa. Padahal sebab perceraian kedua orangtuaku itu adalah jelas-jelas karena kesalahan Mama.

for the help

Papa menangkap basah Mama sedang pesta sex dengan tiga orang gigolo muda di hotel! Meski begitu, aku dan adik-adikku tetap aja kompak membela Mama. Soalnya belain Papa juga enggak ada untungnya. Lagian kelakuanku dan adik-adikku juga enggak beda-beda amat sama Mama. Aku dan Toni pernah bawa perek ke rumah.

Si Mimi tahu tentang hal itu dan dia sih santai-santai aja. Soalnya dia juga sering bawa cowok ganteng ke kamarnya. Setelah bercerai, rumah kami yang megah jadi seperti rumah bordil aja deh.

Mama, aku, Mimi, dan Toni, rutin bawa partner sex kemari. Karena kami sama gilanya, jadi asyik. Kalau waktu ada Papa enggak asyik. Papa suka rese. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat. Huh, menyebalkan aja Papaku itu. Dari banyak cowok, si Willy yang paling sering dibawa Mama ke rumah. Dia tuh, kayak suami baru Mama aja jadinya. Hampir tiap hari dia ada di rumah.

Paling kalau Mama lagi bosen dan ingin cari variasi pasangan lain, barulah dia ngibrit dari rumahku, balik ke kostnya. Karena seringnya si Willy di rumah, aku dan adik-adikku jadi akrab dengan dia.

Apalagi usianya enggak jauh dariku. Dia juga masih kuliah. Umurnya hanya lebih tua dua tahun dariku.

Seks sesama pria sex tube videos and adult tube films on pills-rating.com Watch live seks blowjob and handjob porn video on pills-rating.com Seks sesama pria. Close & Play Video. Currently you are watching seks sesama pria porn video uploaded to Amateur porn category. You can find more videos like Seks sesama pria below in the related videos section. Malam itu sekitar pukul malam. Aku baru pulang kuliah dan di rumah sedang tidak ada orang coz bonyok lagi pada pergi ke luar kota untuk seminggu. begitu aku sampe di ujung gang rumah aku, aku langsung naik naik ke satu ojek tanpa aku perhatiin tukang ojeknya, coz aku dah cape bgt n pengen cepet-cepet tidur. pills-rating.com 'pria' Search, free sex videos. This menu's ates are based on your activity. The data is only saved locally (on your computer) and never transferred to us.

Obrolan kami nyambung. Tentang apa saja. Otomotif, sport, musik, dan pasti ngesex. Bisa dibilang, si Willy ini piaraan Mama. Segala biaya hidupnya, Mamaku yang nanggung. Si Mimi paling senang dengan keberadaan Willy di rumah. Piaraan Mama itu dimanfaatinnya juga buat muasin nafsunya yang binal.

Best Sex Sesama Pria porn videos, free xxx movies, mobile xnxx porn, free download on this xxx tube. Sep 24,   Sex Education - Duration: Allya Rizka , views. wanita yang menikah dengan laki-laki penyuka sesama jenis - Duration: Kuliah Psikologi Recommended for you.

Mana bodinya oke banget lagi. Belum lagi kontolnya. Gede banget Tom. Ngesexnya gila-gilaan. Dasar nakal. Dasar maniak tuh si Mimi. Mendengar cerita si Mimi tentang kontolnya si Willy membuatku penasaran juga. Jangan salah sangka dulu men. Aku bukan gay. Jelas-jelas aku cowok straight. Cuman, dengar ukuran kontol orang sampai 28 sentimeter kan jelas bikin penasaran. Jangankan aku, cowok lain pasti juga penasaran. Gila aja kontol bisa segede itu!

Selama ini kupikir kontolku sudah paling gede. Panjangnya sekitar delapan belas senti. Susah-susah lho, cari kontol sepanjang punyaku ini di Indonesia. Ternyata punya si Willy malah lebih gila.

Ambil penggarisan deh, liat dari titik 0 senti sampai 28 senti, panjang banget kan ukuran segitu. Meski penasaran, enggak mungkin kan aku permisi ke dia buat liat kontolnya.

Gila aja. Pernah kepikiran buatku untuk ngintip dia saat ngentot dengan Mamaku atau si Mimi. Tapi males ah. Ngapain juga ngeliat saudara kandung sendiri ngentot. Entar aku jadi incest lagi.

Seks sesama pria

Bikin berabe aja. Namun, yang namanya rezeki memang enggak kemana. Waktu itu malem hari. Hampir dini hari malah. Aku baru pulang. Biasalah, ngabis-ngabisin duit Mama. Semua orang sudah tidur kayaknya. Kerongkonganku rasanya kering banget.

Aku langsung ke dapur, ingin ngambil minuman dari lemari es. Pas aku nyampe di dapur aku terkesima. Kulihat Mama sedang berbaring telentang di atas meja makan kami. Pakaian atasannya terbuka memamerkan buah dadanya yang masih kencang dan besar.

Sementara bagian bawah tubuhnya tak menggenakan penutup apa-apa. Sekitar memeknya yang penuh jembut lebat kulihat belepotan cairan putih kental sampai ke perutnya. Banyak banget. Mama tak sadar dengan kehadiranku, karena saat itu ia sedang memejamkan matanya sambil mendesah-desah. Rupanya dia baru aja dientot sama si Willy di atas meja makan itu. Aku segera mengalihkan tatapanku dari tubuh Mamaku yang mengangkang itu. Entah kenapa, kok aku rasakan aku kayaknya terangsang.

Bisa berabe nih. Pandanganku kualihkan ke lemari es. Saat menatap ke arah sana aku kembali kaget. Disana berdiri si Willy. Dia tak menggenakan pakaian apapun menutupi tubuhnya. Badannya yang tinggi dan kekar berotot itu polos. Dia sedang menenggak coca cola dari botol.

Mataku langsung menatap ke arah kontolnya.

about such yet

Gila men. Si Mimi enggak bohong. Di selangkangannya kulihat sebatang kontol dengan ukuran luar biasa. Sedang mengacung tegak ke atas mengkilap karena belepotan spermanya sendiri kayaknya. Batangnya gemuk, segemuk botol coca cola yang sedang dipegangnya. Panjang banget. Kepala kontolnya yang kemerahan seperti jamur melewati pusarnya. Batang gemuk itu penuh urat-urat. Aku sampai melotot melihatnya. Kupandangi kontol itu dengan teliti. Ia sudah menyadari kehadiranku rupanya.

Aku segera menolehkan pandanganku dari kontolnya. Gawat kalau ia tahu aku sedang serius mengamati detil kontolnya itu. Untung saja lampu di dapur itu bernyala redup. Mamaku yang sedang berbaring lemas diatas meja makan tiba-tiba melompat bangun. Ia sibuk mencari-cari roknya untuk menutupi bagian bawah tubuhnya yang terbuka. Aku beraksi seperti tidak terjadi apa-apa disitu.

Segera kuambil minuman dingin dari lemari es. Tubuh Willy yang berkeringat tepat disampingku. Saat mataku melirik ke arah dalam lemari es, mencari minuman, kusempatkan untuk melirik sekali lagi ke arah batang kontol Willy. Kali ini aku bisa melihatnya lebih jelas.

Karena ada bantuan penerangan dari lampu lemari es. Bagus banget bentuk kontolnya, pikirku. Setelah mendpatkan minuman dingin, aku segera meninggalkan dapur. Tinggallah Mamaku dan Willy disana. Aku tak tahu apakah mereka masih melanjutkan lagi permainan cabul mereka atau tidak.

Yang pasti sepanjang jalan menuju kamarku, pikiranku dipenuhi dengan kontol si Willy yang luar biasa itu. Kok aku bisa mikirin kontol punya cowok lain sih? Ada apa denganku ini? Rasanya malam itu aku susah untuk tidur. Setelah membalik-balikkan badan beratus kali di atas ranjangku yang empuk, barulah aku bisa tertidur. Itupun setelah jarum jam menunjukkan pukul empat pagi.

Sebentar lagi pagi menjelang. Berjumpa dengan Willy keesokan harinya aku jadi rada-rada grogi. Entah kenapa. Mataku jadi suka mencuri pandang ke arah selangkangannya. Aku jadi menyadari, kalau ternyata saat selangkangannya ditutupi celana seperti itu, ukuran tonjolan diselangkangan itu, memang beda dengan punyaku. Jauh lebih menonjol kayaknya.

Rutukku lagi dalam hati. Kok aku jadi mikirin itu aja sih?! Si Willy sih enggak ada perubahan. Ia tetap cuek aja seperti biasanya. Ia tak merasa ada yang aneh dengan kejadian semalam. Sepertinya ia tak perduli kalao aku memergokinya telanjang bulat bersama Mamaku. Kayaknya, buatnya itu hal yang lumrah saja. Dasar gigolo profesional dia. Sebulan berlalu. Dan selama rentang waktu itu, aku jadi pengamat selangkangan Willy jadinya. Entah kenapa, aku selalu berharap akan punya kesempatan lagi untuk ngelihat perkakas gigolo itu.

Tapi tak juga pernah kesampaian. Sampai suatu hari.

Nov 30,   Video uploaded from my phone. This feature is not available right now. Please try again later. Archive for the 'Sesama Pria' Category. Mama, aku, Mimi, dan Toni, rutin bawa partner sex kemari. Karena kami sama gilanya, jadi asyik. Kalau waktu ada Papa enggak asyik. Papa suka rese. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat. Huh, menyebalkan aja Papaku itu. Home Daftar Isi Daftar Cerita Sesama Pria - 02 Daftar Cerita Sesama Pria - Posted by Unknown Posted on AM with No comments. Harapan menjadi kenyataan Hubungan seks pertama Johny teman baruku Joko dan kristo - Bara api .

Aku ingin berenang pagi-pagi di kolam renang yang ada di halaman belakang rumahku. Ketika aku sampai di kolam renang mataku langsung menangkap sebuah tontonan cabul.

Si Mimi sedang ngentot dengan Willy. Dasar nekat si Mimi. Padahal Mama kan masih ada di kamarnya pagi-pagi begini. Adikku yang cantik dan sexy itu sedang nungging di tepi kolam renang. Dibelakangnya Willy asyik menggenjot kontolnya dalam lobang vagina adikku itu.

Genjotannya liar dan keras. Tubuh si Mimi sampai terdorong-dorong ke depan karena hentakan itu. Kelihatannya si Mimi keenakan banget. Bibir bawahnya digigit-gigitnya dengan giginya. Ia menggelinjang-gelinjang sambil merem melek menikmati hajaran kontol Willy yang luar biasa itu di memeknya. Aku terangsang hebat. Celana renang segitiga yang kukenakan, tak lagi bisa menampung kontolku yang membengkak.

Aku tak tahu. Aku terangsang karena apa? Apakah karena melihat persetubuhan mereka, atau karena serius mengamati kontol besar Willy yang keluar masuk vagina si Mimi itu. Tanganku langsung mengocok batang kontolku yang sudah kukeluarkan dari celana renangku.

Kukocok sekuat tenaga. Aku ingin segera menumpahkan spermaku. Ngapain luh? Mataku yang sedang merem melek langsung menatapnya. Kulihat ia menolehkan wajahnya yang cantik memandangku yang sedang berdiri mengangang sambil ngocok. Willy tersenyum memandangku. Mereka tak menghentikan permainan mereka. Willy tertawa kecil mendengar jawabanku. Setelah itu ia kembali asyik menikmati genjotan Willy. Akhirnya akupun orgasme sambil memandangi Mimi dan Willy yang terus bercinta.

Tak lama setelah itu si Willy yang orgasme di mulut Mimi. Sebelum spermanya sempat mencelat dari lobang kencingnya, Willy menyempatkan menyabut kontolnya yang gemuk dan panjang itu dari vagina Mimi. Lalu disuruhnya Mimi membuka mulutnya lebar-lebar menyambut tumpahan sperma Willy yang deras.

Aku benar-benar terbius birahi melihat detik-detik Willy menumpahkan spermanya di mulut adikku itu. Entah kenapa nafsuku terasa menggelegak melihat kontol itu menyemburkan spermanya yang deras berulang-ulang. Kupelototi setiap detik orgasme Willy itu tanpa berkedip sama sekali. Aku tak ingin kehilangan momen yang indah itu sedetikpun. Saat itu kami bertiga berbaring di tepi kolam renang kelelahan. Kalau orang melihat kami saat itu, mereka tidak mengetahui kalau kami baru saja orgasme tadi.

know, how necessary

Yang melihat pasti hanya mengira kami sedang berjemur menikmati cahaya matahari di tepi kolam renang. Masak pagi-pagi ngentot disini. Ketahuan Mama gimana? Mama enggak bakalan bangun. Sebelum ngentotin gua, Mama habis dihajar sama si Willy. Dasar si Willy. Habis ngentot dengan Mama, masih sanggup ngentoti si Mimi sebinal tadi. Benar-benar profesional nih cowok, pikirku. Itu pengalaman keduaku melihat kontol si Willy.

Abang Ganteng yang Gagal Nikah dan Penjaga Villa - Gay Themed Short Movies

Ada pengalaman berikutnya yang lebih seru dari itu. Dua minggu kemudian. Aku baru bangun tidur siang. Sekitar jam tiga sore.

really. All

Waktu itu hari Rabu, aku enggak ada kelas. Karena itu biasanya habis tidur siang, sorenya aku latihan tenis. Kuubek-ubek kamarku, tapi tak kutemukan dimana raket tenisku berada. Jangan-jangan dipinjam si Toni, pikirku. Adik bungsuku itu memang doyan banget minjem barang-barangku tanpa permisi. Aku segera menuju kamarnya yang terletak di pavilyun samping bangunan utama rumah kami.

Toni memang sengaja diberikan kamar disitu. Maklum ABG. Dia doyan nge-Band bareng temannya. Daripada ribut dengar suara alat musik yang dimainkannya bareng-bareng temannya maka lebih aman meletakkannya disitu. Jadi suaranya tidak terlalu keras terdengar di dalam rumah.

Mending suara musik yang dimainkan asyik di dengar kuping. Ini malah musik yang enggak jelas juntrungannya.

accept. The theme

Metal yang enggak mutu. Ups, jangan salah sangka lagi. Aku bukan anti metal. Aku doyan metal. Tapi metal yang enggak dimaenin sama Toni dan teman-temannya. Pintu kamar Toni tertutup rapat. Juga gorden jendelanya. Jarang-jarang gorden kamarnya ditutup. Paling juga kalau sudah malem kalau dia tidur.

Dari kamarnya terdengar hingar bingar musik metal dari tape. Si Toni berarti ada di kamar, pikirku. Kugenggam gerendel pintu, kuputar. Tak terkunci. Kubuka pintu dan langsung melongokkan wajahku ke kamarnya. Aku sudah bersiap-siap untuk ngomel ke dia. Mulutku menganga, tenggorokanku rasanya tercekat. Mataku melotot melihat peristiwa yang terjadi dalam kamar Toni. Adikku itu sedang bermain cinta di kamarnya. Tubuhnya telentang di atas ranjang.

Pakaian sekolahnya belum terlepas seluruhnya. Hanya resleting celananya saja yang terbuka lebar. Kontolnya yang nongol dari celah resleting itu, ngaceng total sedang dikulum oleh seseorang yang sedang menungging dalam posisi berlawanan arah dengan Toni di atas tubuhnya. Aku sih sudah tahu kalau kelakuan adikku yang masih ABG ini sama bejatnya seperti aku.

Aku sudah sangat tahu kalau dia doyan ngesex dengan orang lain. Harusnya aku tak perlu kaget melihatnya sedang in action seperti ini. Tapi gimana aku enggak kaget kali ini, yang kulihat saat ini sangat tidak biasa. Toni maen kulum-kuluman kontol bukan dengan cewek.

Tapi dengan cowok men. Dan cowok yang sedang mengulum kontolnya itu adalah si Willy! Si Tonipun edan. Masak mulutnya juga ngulum kontol si Willy? Yang benar aja, kontol gede si Willy itu dikuluminya dengan penuh nafsu seperti ngulum permen lolipop saja.

Toni kulihat salah tingkah setelah menyadari kehadiranku. Buru-buru dilepaskannya kontol si Willy dari mulutnya. Ia segera bangkit dan membereskan celananya. Sementara si Willy kulihat tenang-tenang saja. Kupandangi keduanya dengan tatapan tajam. Willy kulihat tersenyum padaku. Mau ngapain elo? Jelas-jelas mata gua ngelihat elo berdua sedang emut-emutan kontol kok elo bisa ngomong enggak ngapa-ngapain.

Elo homo?! Enak aja! Nah elo, kok elo bisa. Kalimatku tak kusambung. Aku menatap bingung padanya. Dahiku mengernyit. Gue sama Toni kebetulan lagi sama-sama horny.

Sex sesama pria

Toh tujuannya cuman untuk melampiaskan birahi doang. Maen sama cewek juga emut-emutan kan.

confirm. All

Gua punya mulut, Toni punya mulut, kan bisa dipake untuk ngemut. Gigolo ganteng itu benar-benar tenang luar biasa. Sepertinya apa yang dilakukannya bersama Toni itu bukan hal yang aneh. Aku jadi terkesima mendengar jawabannya. Toni kulihat mengangguk-angguk mendengar kata-kata Willy.

Duduk dengan seragam SMUnya diatas ranjang, adik bungsuku itu tak berkata apa-apa. Apa gue pernah ngatain elo gila karena elo suka mandangin kontol gua? Gue tahu kok elo suka curi-curi pandang lihat tonjolan di selangkangan gue. Apalagi kalau pas gue telanjang bulat. Ia menggoyang-goyangkan kontolnya yang sudah lemas. Memamerkannya padaku. Aku tak tahu mau bilang apa lagi. Tak kusangka Willy mengetahui kalau aku selalu memperhatikan perkakasnya selama ini. Sekarang elo mau berdiri terus disitu sambil ngelihatin kita sekaligus melototin kontol gue, atau mau ikutan bareng kita menikmati anugerah yang kita miliki.

Tom kita harus bersyukur lo, kita bertiga kan dianugerahi kontol yang punya ukuran diatas rata-rata. Benar yang dikatakan Willy. Kami bertiga memang punya ukuran kontol yang diatas rata-rata. Adikku si Tony kulihat juga punya kontol yang gede. Ukurannya enggak jauh-jauh dengan ukuranku. Akal sehatku sirna. Aku yang memang sudah cukup lama tergoda dengan kontol si Willy akhirnya pasrah saja saat Willy dan Toni membimbingku ke arah ranjang. Kubiarkan saja mereka mempreteli seluruh pakaianku.

Kami bertiga telanjang bulat di dalam kamar Toni. Willy memberikan penghormatan khusus padaku. Rasa penasaranku pada kontolnya yang gede itu dipuaskan olehnya. Willy mengangkangi leherku saat aku berbaring telentang di atas ranjang. Kontolnya yang besar ditampar-tamparkannya ke pipiku. Birahiku menggelegak.

assured, what

Pertama kali seumur hidupku aku diperlakukan seperti ini. Saking menggelegaknya birahiku akhirnya apa yang tak pernah terpikirkan selama ini dibenakku kulakukan. Kukulum kontol Willy sepuas-puasnya.

Aku menggila. Seperti anjing ketemu tulang, kulahap kontol Willy. Aku tak ubahnya Mamaku dan Mimi yang tergila-gila pada kontol gigolo ganteng ini.

can suggest visit

Rupanya Tonipun sama tergila-gilanya seperti aku. Ia berebutan denganku mengerjai kontol besar si Willy. Seringkali kudorong wajah ganteng adikku yang masih abg itu menjauhi kontol Willy, karena aku sudah tak sabar ingin memasukkan batang gede itu dalam mulutku. Aku cuek aja. Sementara Willy tertawa melihat kami berebutan kontolnya seperti itu. Ia pasti teringat pada Mama dan Mimi saat mengoral kontolnya. Pasti sama maniaknya seperti aku dan Toni.

Aku jadi terlupa, bahwa aku laki-laki straight. Aku jadi menikmati permainan laki-laki seperti ini. Willy rupanya tak mau melewatkan kontolku dan Toni. Dia segera membalik tubuhnya berlawanan arah denganku. Aku dan Toni sama-sama berbaring telentang bersisian. Mulut kami bergantian mengulum kontol Willy.

Sementara Willy yang menungging diatas kami menggilir kontolku dan Toni. Mulutnya ganti berganti mengulum kontolku dan kontol adikku itu. Saat mulutnya di kontolku, tangannya mengocok kontol Toni. Begitu juga sebaliknya. Sore itu aku tak jadi latihan tenis. Kebetulan Mama belum pulang dari kantor, dan Mimi tak ada di rumah, kami puas-puaskan bermain sex bertiga. Segala apa yang memungkinkan, kami lakukan bertiga. Termasuk juga saling menyodomi satu sama lain.

Baby oil yang biasanya digunakan Toni untuk coli, kami gunakan sebagai pelumas agar kontol tak terlalu sulit memasuki lobang pantat. Meski dianal adalah kali pertama buatku, tapi aku ternyata bisa menikmatinya. Diantara rasa sakit dimasuki kontol dalam lobang pantat, aku merasakan juga nikmat yang luar biasa. Saat sore menjelang, kami segera cabut menuju kost Willy. Kami tak mau terganggu dengan kepulangan Mama dari tempat kerjanya.

Pada Mama, Willy menelpon bahwa dia tak menginap di rumah kami malam itu. Ada kerjaan, alasannya pada Mama.

Sementara aku dan Toni tak perlu menelpon Mama. Sudah biasa kami tak tidur di rumah. Jadi Mama tak akan merasa aneh.

Malam itu kami puas-puaskan bermain cinta bertiga. Tak peduli, bahwa aku dan Toni adalah saudara kandung, kami juga saling menyodomi. Setelah beberapa kali bersetubuh, akhirnya kami bisa memahami posisi masing-masing. Meskipun kami sama-sama fleksibel saat bercinta, namun Toni lebih suka pada posisi dianal, baik olehku maupun Willy.

Sedangkan aku dan Willy suka keduanya, baik dianal dan menganal. Hanya saja aku lebih menikmati dianal oleh Willy daripada oleh Toni. Kontol Willy yang sangat besar sungguh membuatku keenakan.

Aku sampai menggelepar-gelepar saat dianalnya. Aku sangat suka melihat ekspresi adikku yang sepertinya kesakitan namun terus memaksaku untuk mengentotnya dengan buas. Sedangkan kalau menganal Willy, aku tak menemukan ekspresi itu. Willy sudah sangat profesional dalam hal ini. Ternyata dia adalah gigolo bagi wanita dan laki-laki sekaligus.

Saat dientot, ekspresinya hanya penuh kenikmatan saja. Lagipula, lobang pantat Willy tak sesempit lobang pantat si Toni. Lobang pantat Willy sudah mengendor. Dia sudah sering dientot oleh laki-laki lain. Kami bercinta tiada henti. Willy memberikan kami minuman rahasia miliknya. Minuman yang membuat tenaga kami tak kunjung sirna.

Next related articles:
  • Scully hot fuck
  • Qvc girls naked
  • About the author

    Kazrajas

    0 Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *